Perbandingan Snapdragon 630 Vs Snapdragon 636

Smartphonesia.com – Snapdragon 630 Vs Snapdragon 636 ]
Hay smartphonesian !! gimana kabarnya ? masih tetep gantengkan? haha… kali ini yuk kita bahas tentang chipset lagi. Seperti yang kita tahu bahwa chipset Snapdragon 600 series adalah chipset untuk kelas menengah.

Di keluarga ini pun terbagi menjadi 2 bagian lagi yakni seri low dan seri highend. Seri low end dari keluarga Snapdragon 600 series ini terdiri dari Snapdragon 615, Snapdragon 617, Snapdragon 625, Snapdragon 626, Snapdragon 630, dan yang terakhir adalah Snapdragon 636.

Sedangkan untuk seri high end nya, biasanya diapakai untuk smartphone menengah keatas adalah seri Snapdragon 650, Snapdragon 652, Snapdragon 653, dan yang terbaru Snapdragon 660.

Perbandingan Snapdragon 630 Vs Snapdragon 636

Nah kali ini bahasan utama kita adalah tentang perbandingan chipset Snapdragon 600 untuk seri low end nya yakni Snapdragon 630 vs Snapdragon 636.

Sebelum  itu, mari kita lihat dulu Perbedaan Snapdragon 630 dan Snapdragon 636 ini :

Tabel Perbedaan Snapdragon 630 dan 636

Snapdragon 630 Snapdragon 636
  • Diluncurkan Mei 2016
  • Masih menggunakan Cortex A53
  • GPU lebih lemah
  • Support LPDDR4
  • Diluncurkan Oktober 2017
  • Sudah menggunakan Kryo
  • GPU Lebih Powerfull
  • Sudah LPDDR4X

Kedua chipset ini sebenarnya diluncurkan dalam kurun waktu yang tak jauh berbeda masih dalam tahun yang sama. Oleh karena itu perubahan yang ada tidak banyak. Tapi cukup signifikan.

Terutama penggunaan inti core Kryo 260 yang menggantikan Cortex A53 yang ada pada Snapdragon 630. Perubahan ini membuat performa Snapdragon 630 meningkat signifikan.

Nah, untuk mempermudah dalam memahami mengenai ulasan kali ini, kami sudah menyajikan perbandingan Snapdragon 630 dengan Snapdragon 636 dalam sebuah tabel yang jelas dan informatif dibawah ini :

Perbandingan Snapdragon 630 Vs Snapdragon 636

 Perbandingan Snapdragon 630 Snapdragon 636
 Fabrikasi 14 nm 14 nm
 Bits  64 bits 64 bits
 CPU Octcore Octacore
 Core 8x Cortex A53
big.LITTLE
8x Kryo 260
big.LITTLE
 Frekuensi 4x 2.2 Ghz
4x 1.8 Ghz
4x 1.8 Ghz
4x 1.6 Ghz
 DSP Hexagon 642 Hexagon 680
 GPU Adreno 508  Adreno 509
 Frekuensi 800 Mhz 710
 Flops  160 GFlops 180 GFlops
 RAM  LPDDR4  LPDDR4X
 Chanel Dual Dual
 Frekuensi  1333 Mhz 1333 Mhz
Support
Modem Snapdragon X12
LTE Cat 12
600/150 Mbps
Snapdragon X12
LTE Cat 12
600/150 Mbps
Graphics OpenGLES 3.2
Vulkan 1.0
OpenGLES 3.2
Vukan 1.0
Camera Spectra 160 ISP
2x ISP
24 MP Single Cam
16 MP Dual Cam
Clear Sight™
Spectra 160 ISP
2x ISP
24 MP Single Cam
16 MP Dual Cam
Clear Sight™
Video 4K @ 30 Fps
H.264 (AVC),
H.265 (HEVC)
4K @ 30 Fps
H.264 (AVC)
H.265 (HEVC)
 Display Full HD+
Full HD
WUXGA
 Full HD+
Full HD
WUXGA
 Memori  EMMC 5.1
250/125 Mbps
UFS 2.0
450/150 Mbps
 EMMC 5.1
250/125 Mbps
UFS 2.0
450/150 Mbps
Konektivitas Wifi 802.11ac
USB 3.0
Bluetooth 5
Wifi 802.11ac
USB 3.0
Bluetooth 5
Charging Quick Charge 4.0 Quick Charge 4.0

Dari tabel perbandingan diatas bisa kita lihat bahwa perubahan yang terjadi ada pada sektor CPU, GPU dan Memori RAM.

Di sektor CPU, perubahan inti core dari Cortex A53 ke inti core Kryo 260 tentunya menghasilkan peningkatan performa yang signifikan.

Hal ini dikarenakan inti core Kryo 260 ini merupakan custom core dari Cortex A73 yang secara alami memang mempunyai performa tinggi dibanding cortex A53.

Jadi meski clockspeednya lebih rendah, tatap saja perfoma nya lebih bagus.

Lalu di sektor GPU juga ada peningkatan di Adreno 509 dibandingkan dengan Adreno 508. Kini adreno 509 memiliki output sekitar 180 Gflops, meski naik hanya sedkit tapi cukup lah untuk mengimbagi performa CPU.

Kemudian di sekot memori, Snapdragon 636 kini menggunakan LPDDR4X yang lebih hemat daya dibandingkan LPDDR4 biasa.

Hal ini mungkin untuk mengimbangi penggunaan inti core Kryo yang tentunya lebih boros dari Cortex A53 meski clockspeednya juga sudah diturunkan.

…. Kesimpulan …

Perbedaan antara Snapdragon 630 dengan Snapdragon 636 ini memang tak banyak, akan tetapi cukup signifikan.

Penggunaan inti core Kryo ini sangat mengubah performa dari Snapdragon 636 dan menjadikanya saalah satu chipset paling powerfull di kelas Snapdragon 600 selain Snapdragon 660.

Kini vendor smartphone lebih punya pilihan di kelas menengah. Mau hemat daya pakai Snapdragon 630, pengen performa lebih baik pakai Snapdragon 636, atau mau performa yang mendekati flagship ada pilihan Snapdragon 660.

Dengan banyak pilihan ini, ujung ujungnya konsumen juga yang akan diuntungkan. Asalakn pabrikan jangan menggunakan chipset lama untuk mengeruk keuntungan yang berlebih. kami rasa konsumen akan bahagia.

Okey… Sampai dulu disini perjumpaan kita. Sampai ketemu lagi di pembahasan menarik selanjutnya. Jadi jangan sampai lewatkan artikel – artikel terbaru dari smartphonesia.com
Semoga bermanfaat dan terima kasih telah berkunjung.

Advertisements

Tulis Komentar